Pergelangan tangan adalah area yang sering terabaikan dalam latihan beban. Banyak orang fokus pada otot besar seperti dada, punggung, dan kaki, tetapi lupa bahwa pergelangan tangan menopang beban di hampir semua gerakan. Salah pegang barbell atau dumbbell bisa menyebabkan cedera pergelangan tangan yang mengganggu latihan dan aktivitas sehari-hari.
Artikel ini membahas tiga jenis cedera pergelangan tangan akibat salah pegang barbell. Anda akan melihat penyebab, tanda-tanda, dan cara mencegahnya. Dengan pemahaman ini, Anda bisa memperbaiki teknik pegangan dan mengurangi risiko cedera.
Cedera Pertama: Wrist Strain (Ketegangan Otot Pergelangan)
Wrist strain adalah cedera akibat ketegangan berlebihan pada otot atau tendon pergelangan tangan. Ini sering terjadi saat memegang barbell dengan pergelangan tangan menekuk berlebihan, terutama pada gerakan seperti bench press, overhead press, dan curl.
Wrist strain terasa sebagai nyeri tumpul hingga tajam di pergelangan tangan, terutama saat menggenggam atau memutar tangan.
Berikut penyebab umum wrist strain:
- Pergelangan tangan menekuk berlebihan.
- Pegangan terlalu lebar atau sempit.
- Beban terlalu berat.
- Kurangnya penguatan otot lengan bawah.
- Gerakan berulang tanpa variasi.
- Tidak melakukan pemanasan.
- Menggunakan wrist wrap yang terlalu ketat.
Pencegahan wrist strain melibatkan pegangan netral, penguatan otot lengan bawah, dan pemanasan.
Cedera Kedua: Wrist Tendonitis
Wrist tendonitis adalah peradangan pada tendon pergelangan tangan. Ini sering terjadi akibat gerakan berulang dengan pegangan yang salah, terutama pada gerakan yang melibatkan grip kuat seperti deadlift dan row.
Wrist tendonitis terasa sebagai nyeri yang memburuk dengan gerakan, disertai bengkak dan keterbatasan gerak.
Berikut penyebab umum wrist tendonitis:
- Gerakan berulang dengan pegangan salah.
- Beban berat tanpa persiapan.
- Kurangnya istirahat.
- Penguatan otot yang tidak seimbang.
- Teknik pegangan yang buruk.
- Tidak melakukan pemanasan.
- Mengabaikan nyeri awal.
Pencegahan wrist tendonitis melibatkan variasi gerakan, istirahat cukup, dan perbaikan teknik.
Cedera Ketiga: TFCC Tear (Cedera Ligamen Pergelangan)
TFCC tear adalah cedera pada ligamen di sisi ulnar pergelangan tangan. Ini sering terjadi akibat beban berat dengan pegangan yang salah, terutama saat pergelangan tangan menekuk ke arah ulnar.
TFCC tear terasa sebagai nyeri tajam di sisi pergelangan tangan, disertai kelemahan dan bunyi klik.
Berikut penyebab umum TFCC tear:
- Beban berat dengan pegangan salah.
- Pergelangan tangan menekuk ke ulnar.
- Gerakan memutar yang berlebihan.
- Riwayat cedera pergelangan.
- Kurangnya penguatan otot pendukung.
- Teknik pegangan yang buruk.
- Tidak melakukan pemanasan.
Pencegahan TFCC tear melibatkan pegangan netral, penguatan otot, dan teknik yang benar.
Jika Anda ingin memulai latihan di fasilitas yang mendukung, ada baiknya melihat pilihan gym dekat kampus untuk mahasiswa aktif sebagai tempat latihan yang memadai.
Tabel Ringkasan Cedera Pergelangan Tangan
Agar lebih jelas, berikut tabel ringkasan:
| Cedera | Penyebab | Tanda | Pencegahan |
|---|---|---|---|
| Wrist strain | Pegangan menekuk | Nyeri saat menggenggam | Pegangan netral |
| Wrist tendonitis | Gerakan berulang | Nyeri, bengkak | Variasi, istirahat |
| TFCC tear | Beban berat, ulnar | Nyeri tajam, klik | Teknik, penguatan |
Dengan tabel ini, Anda bisa mengenali jenis cedera dan pencegahannya.
Cara Memperbaiki Teknik Pegangan
Berikut tips memperbaiki teknik pegangan:
- Gunakan pegangan netral jika memungkinkan.
- Hindari menekuk pergelangan berlebihan.
- Sesuaikan lebar pegangan.
- Gunakan wrist wrap jika perlu, tetapi jangan terlalu ketat.
- Perkuat otot lengan bawah dan grip.
- Mulai dari beban ringan.
- Evaluasi teknik secara berkala.
Dengan teknik pegangan yang benar, risiko cedera berkurang.
Kesalahan Umum dalam Pegangan Barbell
Meskipun teknik penting, pemula sering melakukan kesalahan. Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari:
- Menekuk pergelangan berlebihan.
- Menggunakan pegangan terlalu lebar.
- Mengabaikan nyeri.
- Menambah beban tanpa memperbaiki teknik.
- Tidak memperkuat otot lengan bawah.
- Tidak melakukan pemanasan.
- Menggunakan wrist wrap terus-menerus.
Dengan menghindari kesalahan ini, pergelangan tangan lebih aman.
Kapan Harus Berhenti dan Konsultasi
Berikut situasi di mana Anda harus berhenti dan konsultasi:
- Nyeri tajam saat menggenggam.
- Bengkak yang tidak kunjung hilang.
- Bunyi klik disertai nyeri.
- Kelemahan pada pergelangan.
- Nyeri yang mengganggu aktivitas.
- Nyeri yang berlangsung lebih dari seminggu.
- Mati rasa atau kesemutan.
Jika mengalami tanda-tanda ini, konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis.
Cedera pergelangan tangan akibat salah pegang barbell bisa dicegah dengan teknik yang benar dan penguatan otot. Dengan memahami tiga jenis cedera di atas, Anda bisa melatih pergelangan tangan dengan lebih aman. Bagi mahasiswa yang ingin memulai latihan di lingkungan kampus yang mendukung, Universitas Ma’soem memiliki ekosistem yang kondusif untuk gaya hidup aktif. Universitas Ma’soem memiliki 5 fakultas unggulan, yaitu Fakultas Teknik (Teknik Informatika & Teknik Industri), Fakultas Komputer, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com





