FOOD AROUND THE WORLD #07 Mengapa Pizza Italia Terasa Berbeda dengan Pizza di Negara Lain? Rahasia Adonan yang Sempurna

Oleh ; Lenny Amelia HK

Adonan Adalah Jantung Pizza

Meskipun topping sering menjadi pusat perhatian, bagi pembuat pizza Italia justru adonan adalah bagian terpenting. Bahan dasarnya sangat sederhana:

  • Tepung terigu.
  • Air.
  • Garam.
  • Ragi.

Namun, dari empat bahan tersebut lahirlah cita rasa yang mendunia.

Fermentasi yang Membutuhkan Kesabaran

Setelah adonan dibuat, ragi mulai bekerja. Ragi mengubah sebagian gula menjadi karbon dioksida dan senyawa aroma. Gas karbon dioksida terperangkap dalam jaringan gluten sehingga adonan mengembang. Semakin tepat proses fermentasinya, semakin baik tekstur dan aroma pizza yang dihasilkan. Banyak pembuat pizza tradisional memberikan waktu fermentasi yang lebih lama agar karakter rasa berkembang secara alami.

Gluten: Rahasia Adonan Elastis

Pernah melihat pembuat pizza memutar adonan di udara? Hal itu dapat dilakukan karena adanya gluten, yaitu jaringan protein yang terbentuk saat tepung dicampur dengan air dan diuleni. Gluten membuat adonan:

✅ Elastis.

✅ Lentur.

✅ Mampu menahan gas hasil fermentasi.

Tanpa gluten yang terbentuk dengan baik, pizza akan menjadi keras atau mudah robek.

Oven Bersuhu Sangat Tinggi

Salah satu ciri khas pizza Napoli adalah dipanggang pada suhu yang sangat tinggi, sering kali menggunakan oven berbahan bakar kayu. Dalam waktu yang singkat, adonan mengalami perubahan penting:

  • Air menguap.
  • Protein mengeras.
  • Pati mengalami gelatinisasi.
  • Permukaan mengalami reaksi Maillard sehingga terbentuk warna kecokelatan dan aroma khas.

Inilah yang menghasilkan pinggiran pizza yang renyah di luar tetapi tetap lembut di dalam.

Kesederhanaan yang Berkualitas

Pizza Italia tradisional umumnya menggunakan topping yang tidak terlalu banyak. Contohnya:

🍅 Tomat segar.

🧀 Mozzarella.

🌿 Daun basil.

🫒 Minyak zaitun.

Filosofinya sederhana: Bahan berkualitas tidak memerlukan terlalu banyak tambahan.

Bagaimana dengan Pizza di Indonesia?

Di Indonesia, pizza telah berkembang menjadi berbagai variasi yang disesuaikan dengan selera lokal. Kini tersedia pizza dengan topping seperti:

🍍 Nanas.

🌶️ Sambal.

🍗 Ayam rendang.

🥩 Sapi lada hitam.

🦐 Seafood.

Hal ini menunjukkan bahwa teknologi pangan memungkinkan inovasi produk tanpa menghilangkan prinsip dasar pembentukan adonan yang baik.

Apa Hubungannya dengan Teknologi Pangan?

Mahasiswa Teknologi Pangan mempelajari berbagai aspek ilmiah yang berperan dalam pembuatan pizza, antara lain:

  • Kimia pangan.
  • Teknologi serealia.
  • Mikrobiologi pangan.
  • Teknologi fermentasi.
  • Rekayasa proses pangan.
  • Analisis sensori.

Dengan memahami perubahan yang terjadi selama pencampuran, fermentasi, dan pemanggangan, mahasiswa dapat mengembangkan produk bakery yang memiliki mutu tinggi dan disukai konsumen.