Konsep Bimbingan dan Konseling Karir

Beranda / Berita / Konsep Bimbingan dan Konseling Karir
31 Juli 2019
Konsep Bimbingan dan Konseling Karir

Konseling karir dapat membantu klien dalam mengidentifikasi, mengembangkan, atau keterampilan, minat, keyakinan, nilai-nilai, kebiasaan kerja, dan kualitas pribadi lainnya yang akan memungkinkan klien untuk mencapai kehidupan yang memuaskan dalam suatu tempat kerja yang terus berubah (Krumboltz, 1996).

Konsep bimbingan dan konseling karir menekankan pada pendekatan komprehensif yakni mengelola karir selama seumur hidup. Orientasi profesional dan bimbingan karir merupakan suatu sistem yang terorganisir dari pekerjaan sosial dan profesional pada penyediaan bantuan individu untuk seluruh waktu pembangunan karirnya, dalam pilihan bebas dari arah dan orientasi, pendidikan dan kegiatan profesional, dengan tujuan mencapai identitas profesional, sesuai dengan sifat-sifat pribadi dan permintaan pasar tenaga kerja untuk pekerjaan tertentu.

Bimbingan dan Konseling karir menciptakan proses interaksi antara klien dan konselor mirip dengan konseling untuk masalah psikologis utama lainnya. Seorang konselor karir membayar perhatian penuh untuk pandangan holistik klien sebagai klien menciptakan gambaran dari identitas dirinya

Tugas perkembangan karir adalah seperangkat tugas yang harus dipenuhi oleh individu pada tahapan perkembangan tertentu dalam bidang karir. Pemenuhan tugas perkembangan pada setiap tahap perkembangan akan mempengaruhi pencapaian tugas perkembangan pada tahapan berikutnya. Pemenuhan tugas perkembangan ini sifatnya mendasar bagi kelangsungan hidup individu. Apabila individu berhasil memenuhi tugas perkembangannya, maka individu berkembang sebagaimana mestinya.

Konsep bimbingan dan konseling karir mencangkup pilihan awal sekolah dan profesi, dan termasuk pencocokan peran profesional dan pribadi, pekerjaan individu dan rekreasi, dan kesehatan mental. Oleh karena itu Bimbingan dan konseling karir harus dapat: 1) Melatih individu untuk merencanakan pendidikan, pelatihan dan kerja; 2) Memberikan bantuan kepada lembaga pendidikan dalam memotivasi individu untuk mengambil tanggung jawab untuk pendidikan dan pekerjaan mereka sendiri; 3) Memberikan bantuan kepada perusahaan dan organisasi dalam memotivasi karyawan mereka untuk pendidikan lebih lanjut, pengembangan profesional fleksibel, manajemen karir, pelatihan dan menemukan posisi pekerjaan yang memadai, promosi serta sebagai professional; 4) Kontribusi bagi pengembangan ekonomi lokal, regional, dan nasional melalui pengembangan tenaga kerja.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2022 Masoem University