Di era pendidikan yang terus berkembang, guru tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memahami karakteristik dan dinamika perilaku peserta didik yang semakin beragam. Perbedaan latar belakang keluarga, kondisi psikologis, kemampuan akademik, hingga pengaruh lingkungan digital menjadikan setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, guru memerlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pendekatan Bimbingan dan Konseling (BK) agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat, Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Ma’soem University berkesempatan menjadi narasumber dalam seminar bertema “Edukasi Bimbingan dan Konseling untuk Para Guru dalam Menangani Keberagaman Perilaku Peserta Didik”. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Cisondari 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, sebagai narasumber.
Seminar ini diikuti oleh para guru yang antusias memperdalam wawasan mengenai karakteristik peserta didik serta strategi penanganan perilaku di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat berbagi pengalaman serta mendiskusikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dr. Muthahharah Thahir, M.Pd., selaku narasumber pertama, menegaskan bahwa keberagaman perilaku peserta didik merupakan bagian dari dinamika pendidikan yang perlu disikapi secara profesional.
Materi seminar mencakup berbagai topik penting, di antaranya karakteristik perkembangan peserta didik, faktor-faktor yang memengaruhi perilaku siswa, teknik membangun komunikasi yang efektif, strategi penanganan perilaku secara edukatif, serta pentingnya kolaborasi antara guru, Guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan orang tua. Seluruh materi disampaikan dengan mengaitkan teori dan praktik sehingga mudah dipahami serta dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa setiap peserta didik memiliki latar belakang, karakter, dan kebutuhan yang berbeda. Perbedaan tersebut memengaruhi cara siswa belajar, berinteraksi, serta merespons berbagai situasi di sekolah. Oleh karena itu, guru perlu memiliki pemahaman yang komprehensif agar mampu memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik.
“Keberagaman perilaku peserta didik bukanlah hambatan dalam proses pembelajaran, melainkan sebuah realitas yang perlu dipahami. Dengan pendekatan bimbingan dan konseling yang tepat, guru dapat membantu setiap siswa berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” ujar Ibu Dr. Muthahharah Thahir, M.Pd
Beliau juga menambahkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai pendidik sekaligus pendamping yang mampu membangun komunikasi positif dengan peserta didik. Dengan terciptanya hubungan yang hangat dan suportif, guru akan lebih mudah membantu siswa menghadapi berbagai tantangan akademik, sosial, maupun emosional.
Selain membahas pentingnya memahami keberagaman perilaku peserta didik, seminar ini juga menghadirkan Ibu Ananda Rachmaniar, M.Pd., sebagai narasumber kedua yang memaparkan berbagai strategi implementasi layanan Bimbingan dan Konseling di lingkungan sekolah. Dalam sesinya, beliau menjelaskan bahwa penanganan perilaku peserta didik perlu dilakukan secara sistematis melalui layanan BK yang bersifat preventif, kuratif, maupun pengembangan, sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan setiap siswa.
Menurut Ibu Ananda Rachmaniar, M.Pd., keberhasilan layanan Bimbingan dan Konseling tidak hanya bergantung pada Guru BK, tetapi juga memerlukan kolaborasi aktif antara guru mata pelajaran, wali kelas, kepala sekolah, serta orang tua. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional peserta didik.
“Layanan Bimbingan dan Konseling akan berjalan lebih optimal ketika seluruh warga sekolah memiliki kepedulian terhadap perkembangan peserta didik. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga berperan sebagai mitra yang membantu siswa menemukan potensi, mengatasi hambatan, dan berkembang secara optimal,” ungkap Ibu Ananda Rachmaniar., M.Pd.,
Beliau juga memperkenalkan beberapa strategi yang dapat diterapkan guru dalam mendukung layanan BK, seperti membangun komunikasi yang empatik, melakukan observasi terhadap perubahan perilaku siswa, memberikan penguatan positif, serta menjalin koordinasi dengan Guru BK ketika menemukan peserta didik yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut. Dengan pendekatan tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif, nyaman, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Kehadiran dosen sebagai narasumber menjadi wujud nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui seminar dan berbagai kegiatan edukatif lainnya, dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Ma’soem University terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat implementasi layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Kegiatan di SDN Cisondari 02 ini juga mencerminkan komitmen Program Studi Bimbingan dan Konseling Ma’soem University dalam mengimplementasikan keilmuan tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di tengah masyarakat. Melalui seminar, pelatihan, dan kolaborasi dengan sekolah maupun berbagai lembaga pendidikan, Program Studi BK Ma’soem University terus berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat peran guru dalam mendampingi perkembangan peserta didik secara optimal.
Melalui terselenggaranya seminar ini, diharapkan para guru memperoleh wawasan dan keterampilan baru dalam menghadapi keberagaman perilaku peserta didik. Dengan penerapan pendekatan Bimbingan dan Konseling yang tepat, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, kondusif, dan mendukung perkembangan setiap siswa sesuai dengan potensi terbaik yang dimilikinya. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Program Studi BK Ma’soem University hadir sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang bimbingan dan konseling serta memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.
Segera daftarkan diri Anda melalui link berikut:https://pmb.masoemuniversity.ac.id/
Untuk informasi lebih lanjut kunjungi juga website resmi kami di:https://masoemuniversity.ac.id/
- Nama Prodi: Bimbingan dan Konseling
- Link Pendaftaran: https://pmb.masoemuniversity.ac.id/
- Kontak/WhatsApp: 022 7798340 / +62 851 8563 4253
- Website Resmi:https://masoemuniversity.ac.id/





