Optimalisasi Proses Pengeringan Jagung Pipil Dengan Vertical Dryer Untuk Efesiensi Agroindustri

Oleh : Falysha Rizqya Aripin

Jagung adalah tanaman semusim yang dapat ditemukan diberbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera Utara hingga Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Maluku. Jagung dimanfaatkan untuk pangan, pakan, dan berbagai produk industri olahan, jagung juga termasuk tanaman agroindustri seperti jagung pipil.

Pengeringan jagung pipil adalah proses pengolahan yang sangat penting dalam industri pangan dan pakan ternak, dengan memberikan panas ke bahan untuk menurunkan kadar air. Dengan demikian, diketahui bahwa kadar air yang tinggi dalam jagung dapat memicu perkembangan jamur dan bakteri, yang dapat menghasilkan mikotoksin yang dapat merusak biji jagung. Salah satu teknik pengeringan jagung adalah teknik pengeringan tradisional seperti pengeringan yang memanfaatkan sinar matahari, namun memakan waktu yang lama, bergantung pada cuaca, dan dapat mengurangai kualitas nutrisi. Maka dari itu, dibutuhkan alat buatan seperti vertical dryer untuk membantu menurunkan kadar air sampai tingkat tertentu.

Vertical dryer adalah alat pengering yang berbentuk drum dengan sistem sirkulasi yang mecangkup ruang pengering, ruang tempering, konveyor, elevator, sumber pemanas, kipas, dan sistem pemutar yang berputar secara kontinyu sehingga semua biji-bijian seperti jagung yang akan dikeringkan akan teraduk secara merata dan mempercepat penurunan kadar air dalam waktu yang singkat.

Kinerja dan Efisiensi, Efisiensi kinerja mesin pengering jagung merupakan perhitungan jumlah air yang
menguap dibagi waktu pengeringan. Berdasarkan hasil, vertical dryer efektif menurunkan kadar air jagung dari awal 18,9% – 28,2% secara bertahap melalui aliran udara panas sehingga menjadi 14% dengan efisiensi 24 – 36%, sehingga meningkagtkan kinerja agroindustri.

Manfaat Bagi Agroindustri :

  • Waktu pengeringan lebih singkat dibanding penjemuran.
  • Tidak bergantung pada cuaca, cocok untuk musim hujan.
  • Meningkatkan kualitas jagung lebih terjaga resiko jamur,busuk berkurang dan
    konstaminasi debu terjaga, sehingga nilai jual naik.
  • Mengurangi kerugian pasca panen.

Mari Bergabung dengan Jurusan Teknologi Pangan Ma’soem University!

Apakah Anda tertarik untuk menjadi ahli dalam menciptakan inovasi pangan sehat? Bergabunglah dengan Program Studi Teknologi Pangan Ma’soem University. Di sini, Anda akan belajar cara mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dengan fasilitas laboratorium yang lengkap dan bimbingan dosen ahli.

Jangan lewatkan kesempatan untuk berkontribusi bagi ketahanan pangan bangsa! Segera daftarkan diri Anda secara online melalui tautan di bawah ini:

Link Pendaftaran: https://pmb.masoemuniversity.ac.id/

WhatsApp: 081385501914

Website Resmi: https://masoemuniversity.ac.id/