Setelah latihan, banyak orang merasakan nyeri. Sebagian nyeri adalah hal normal, bagian dari proses adaptasi otot. Namun, tidak semua nyeri sama. Nyeri otot yang normal, dikenal sebagai DOMS, berbeda dengan nyeri sendi yang bisa menandakan cedera. Sayangnya, banyak pemula yang tidak bisa membedakan keduanya, sehingga mengabaikan nyeri sendi yang berbahaya atau panik karena DOMS yang normal.
Artikel ini membahas tiga perbedaan utama antara nyeri otot (DOMS) dan nyeri sendi yang wajib diwaspadai. Anda akan melihat ciri-ciri, penyebab, dan kapan harus berhati-hati. Dengan pemahaman ini, Anda bisa merespons nyeri dengan tepat.
Apa Itu DOMS
DOMS atau Delayed Onset Muscle Soreness adalah nyeri otot yang muncul 24-72 jam setelah latihan. Ini disebabkan oleh kerusakan mikroskopis pada serat otot akibat latihan, terutama gerakan eksentrik. DOMS adalah respons normal tubuh terhadap latihan baru atau intensitas yang lebih tinggi.
DOMS biasanya terasa sebagai nyeri tumpul, pegal, atau kaku pada otot. Nyeri ini membaik dengan istirahat, peregangan ringan, dan waktu. DOMS bukan tanda cedera, tetapi tanda otot beradaptasi.
Berikut beberapa ciri DOMS:
- Muncul 24-72 jam setelah latihan.
- Terasa di otot, bukan sendi.
- Nyeri tumpul atau pegal.
- Membaik dengan istirahat.
- Tidak disertai bengkak.
- Tidak mengganggu rentang gerak secara signifikan.
- Hilang dalam beberapa hari.
Apa Itu Nyeri Sendi
Nyeri sendi adalah nyeri yang terasa di area sendi, seperti lutut, bahu, atau pergelangan tangan. Nyeri ini bisa disebabkan oleh teknik salah, beban berlebihan, atau cedera struktural. Berbeda dengan DOMS, nyeri sendi bukan bagian normal dari adaptasi dan perlu diwaspadai.
Nyeri sendi sering terasa tajam, menusuk, atau disertai bengkak dan keterbatasan gerak. Jika dibiarkan, nyeri sendi bisa berkembang menjadi cedera serius.
Berikut beberapa ciri nyeri sendi:
- Terasa di area sendi.
- Nyeri tajam atau menusuk.
- Bisa disertai bengkak.
- Mengganggu rentang gerak.
- Tidak membaik dengan istirahat biasa.
- Bisa disertai bunyi klik atau pop.
- Perlu evaluasi medis jika berlanjut.
Perbedaan Pertama: Lokasi Nyeri
Perbedaan pertama adalah lokasi nyeri. DOMS terasa di otot, sedangkan nyeri sendi terasa di area sendi. Otot adalah jaringan yang menghubungkan tulang dan berfungsi untuk gerakan. Sendi adalah pertemuan antara dua tulang.
Dengan memperhatikan lokasi, Anda bisa membedakan keduanya. Nyeri di otot paha setelah squat bisa DOMS, sedangkan nyeri di lutut saat atau setelah squat bisa nyeri sendi.
Berikut panduan lokasi:
- DOMS: otot paha, dada, punggung, lengan.
- Nyeri sendi: lutut, bahu, siku, pergelangan tangan, pergelangan kaki.
- DOMS: nyeri menyebar di otot.
- Nyeri sendi: nyeri terpusat di sendi.
- DOMS: tidak disertai bengkak.
- Nyeri sendi: bisa disertai bengkak.
- DOMS: membaik dengan gerakan ringan.
- Nyeri sendi: bisa memburuk dengan gerakan.
Perbedaan Kedua: Waktu Munculnya Nyeri
Perbedaan kedua adalah waktu munculnya nyeri. DOMS muncul 24-72 jam setelah latihan, sedangkan nyeri sendi bisa muncul segera saat latihan atau setelahnya. Nyeri sendi yang muncul tiba-tiba saat latihan adalah tanda bahaya.
Berikut panduan waktu:
- DOMS: muncul 24-72 jam setelah latihan.
- Nyeri sendi: bisa muncul segera saat latihan.
- DOMS: memuncak di 48 jam.
- Nyeri sendi: bisa menetap atau memburuk.
- DOMS: hilang dalam 3-5 hari.
- Nyeri sendi: bisa berlangsung lebih lama.
- DOMS: tidak memerlukan pengobatan khusus.
- Nyeri sendi: mungkin memerlukan evaluasi medis.
Perbedaan Ketiga: Respons terhadap Istirahat dan Gerakan
Perbedaan ketiga adalah respons terhadap istirahat dan gerakan. DOMS membaik dengan istirahat dan gerakan ringan, sedangkan nyeri sendi bisa memburuk dengan gerakan atau tidak membaik dengan istirahat.
Berikut panduan respons:
- DOMS: membaik dengan istirahat.
- Nyeri sendi: tidak selalu membaik dengan istirahat.
- DOMS: gerakan ringan membantu.
- Nyeri sendi: gerakan bisa memperburuk.
- DOMS: tidak disertai bengkak.
- Nyeri sendi: bisa disertai bengkak.
- DOMS: hilang dalam beberapa hari.
- Nyeri sendi: bisa berlanjut berminggu-minggu.
Jika Anda ingin memulai latihan di fasilitas yang mendukung, ada baiknya melihat fasilitas gym yang lengkap untuk mahasiswa sebagai tempat latihan yang memadai.
Tabel Perbandingan DOMS dan Nyeri Sendi
Agar lebih jelas, berikut tabel perbandingan:
| Aspek | DOMS | Nyeri Sendi |
|---|---|---|
| Lokasi | Otot | Sendi |
| Waktu muncul | 24-72 jam | Segera atau setelah |
| Sensasi | Tumpul, pegal | Tajam, menusuk |
| Bengkak | Tidak | Bisa ya |
| Respons istirahat | Membaik | Tidak selalu |
| Durasi | 3-5 hari | Bisa lebih lama |
| Perlu medis | Tidak | Jika berlanjut |
Dari tabel di atas, terlihat perbedaan yang jelas antara keduanya.
Kapan Harus Waspada
Berikut situasi di mana Anda harus waspada terhadap nyeri:
- Nyeri tajam saat latihan.
- Nyeri disertai bengkak.
- Nyeri yang tidak membaik setelah seminggu.
- Nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Nyeri disertai bunyi klik atau pop.
- Nyeri disertai kelemahan.
- Nyeri menjalar ke area lain.
Jika mengalami tanda-tanda ini, konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis.
Kesalahan Umum dalam Merespons Nyeri
Meskipun perbedaan jelas, pemula sering melakukan kesalahan. Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari:
- Menganggap semua nyeri sebagai DOMS.
- Mengabaikan nyeri sendi.
- Memaksakan latihan saat nyeri.
- Tidak mengevaluasi teknik.
- Tidak memberi waktu pemulihan.
- Tidak berkonsultasi saat nyeri berlanjut.
- Membandingkan nyeri dengan orang lain.
Dengan menghindari kesalahan ini, respons terhadap nyeri lebih tepat.
Membedakan DOMS dan nyeri sendi penting untuk merespons nyeri dengan tepat. Dengan memahami tiga perbedaan di atas, Anda bisa menghindari cedera serius. Bagi mahasiswa yang ingin memulai latihan di lingkungan kampus yang mendukung, Universitas Ma’soem memiliki ekosistem yang kondusif untuk gaya hidup aktif. Universitas Ma’soem memiliki 5 fakultas unggulan, yaitu Fakultas Teknik (Teknik Informatika & Teknik Industri), Fakultas Komputer, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com





