Asal Usul Pizza: Dari Roti Sederhana Rakyat Napoli hingga Menjadi Ikon Kuliner Dunia

Oleh : Lenny Amelia HK

Pizza merupakan salah satu makanan yang paling dikenal di dunia. Hampir setiap negara memiliki restoran pizza dengan variasi rasa dan topping yang disesuaikan dengan budaya lokal. Dari pizza klasik Italia hingga pizza bercita rasa rendang, kimchi, atau seafood, makanan ini telah berkembang menjadi simbol globalisasi kuliner.

Namun, pizza tidak lahir sebagai makanan mewah. Sejarahnya dimulai dari roti pipih sederhana yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat pekerja. Seiring waktu, inovasi dalam pengolahan adonan, penggunaan tomat, keju, dan teknik pemanggangan mengubah pizza menjadi sajian yang mendunia.

Jejak Awal Roti Pipih dalam Sejarah

Jauh sebelum pizza dikenal, berbagai peradaban kuno telah membuat roti pipih sebagai makanan pokok.

Bangsa Mesir Kuno diperkirakan telah memanggang adonan tepung dan air di atas batu panas lebih dari 5.000 tahun yang lalu. Bangsa Yunani kemudian mengembangkan roti pipih yang diberi minyak zaitun, rempah-rempah, bawang, dan keju.

Di Kekaisaran Romawi, roti pipih digunakan sebagai alas makanan atau bahkan sebagai “piring” yang dapat dimakan. Konsep inilah yang dianggap sebagai cikal bakal pizza modern.

Meski demikian, pizza seperti yang kita kenal saat ini baru benar-benar berkembang di kota Napoli, Italia, pada abad ke-18.

Napoli: Tempat Lahirnya Pizza Modern

Pada abad ke-18, Napoli merupakan kota pelabuhan yang padat dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Banyak masyarakat bekerja sebagai nelayan, buruh pelabuhan, dan pedagang kecil yang membutuhkan makanan murah, mengenyangkan, dan mudah diperoleh. Pedagang kaki lima mulai menjual roti pipih yang dipanggang dalam tungku kayu dan diberi berbagai bahan sederhana seperti:

  • Minyak zaitun.
  • Bawang putih.
  • Daun basil.
  • Ikan asin.
  • Keju lokal.

Makanan ini cepat disukai karena harganya terjangkau, mudah dibawa, dan mampu mengenyangkan.

Kedatangan Tomat Mengubah Sejarah Pizza

Salah satu titik penting dalam sejarah pizza terjadi ketika tomat mulai diperkenalkan ke Eropa dari Amerika Selatan pada abad ke-16.

Awalnya, masyarakat Eropa menganggap tomat beracun karena termasuk keluarga tanaman Solanaceae. Baru beberapa abad kemudian tomat mulai digunakan sebagai bahan makanan.

Masyarakat Napoli kemudian mencoba mengoleskan saus tomat pada roti pipih mereka. Kombinasi antara adonan roti, tomat, minyak zaitun, dan keju menghasilkan cita rasa yang sangat disukai. Dari sinilah lahir bentuk awal pizza modern.

Pizza Margherita: Awal Popularitas Dunia

Salah satu kisah paling terkenal dalam sejarah pizza terjadi pada tahun 1889. Seorang pembuat pizza asal Napoli, Raffaele Esposito, mendapat kehormatan untuk menyajikan pizza kepada Margherita of Savoy. Untuk menghormati sang ratu, Esposito menciptakan pizza dengan warna yang menyerupai bendera Italia:

  • Merah dari saus tomat.
  • Putih dari keju mozzarella.
  • Hijau dari daun basil.

Pizza tersebut kemudian dinamai Pizza Margherita dan hingga kini menjadi salah satu jenis pizza paling terkenal di dunia.

Pizza Menyebar ke Amerika dan Dunia

Gelombang migrasi masyarakat Italia ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 membawa budaya makan pizza ke benua baru. Pada tahun 1905, restoran pizza pertama di Amerika dibuka oleh Gennaro Lombardi di Kota New York. Popularitas pizza semakin meningkat setelah Perang Dunia II. Tentara Amerika yang pernah bertugas di Italia kembali ke negaranya dengan membawa kecintaan terhadap pizza. Sejak saat itu, restoran pizza berkembang pesat di berbagai negara.

Kini pizza hadir dalam berbagai gaya, seperti:

  • Neapolitan Pizza.
  • New York Style Pizza.
  • Chicago Deep Dish.
  • Sicilian Pizza.
  • Roman Pizza.
  • Detroit Pizza.
Fakta Menarik

Tahukah Anda? Pada tahun 2017, seni pembuatan Pizza Napoletana resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia oleh UNESCO. Pengakuan ini tidak hanya diberikan pada pizzanya, tetapi juga pada keterampilan para pembuat pizza (pizzaioli) yang mempertahankan teknik tradisional selama ratusan tahun.