
Deskripsi: Pendidikan merupakan aspek pelengkap setiap masyarakat dalam upaya memperluas batas-batas pengetahuan; penelitian pendidikan harus menjadi sebuah prioritas. Penelitian tersebut memainkan peranan penting dalam keseluruhan pengembangan pedagogi, program pembelajaran, dan perumusan kebijakan.
==========
Penelitian pendidikan adalah spektrum yang mengganggu berbagai bidang pengetahuan dan ini berarti penelitian ini diambil dari berbagai disiplin ilmu. Oleh karena itu, temuan penelitian ini bersifat multidimensi dan dapat dibatasi oleh karakteristik partisipan penelitian dan lingkungan penelitiannya.
Apa Penelitian Pendidikan itu?
Penelitian pendidikan adalah jenis penyelidikan sistematis yang menerapkan metode empiris untuk memecahkan tantangan dalam pendidikan. Penelitian ini mengadopsi proses ilmiah yang ketat dan terdefinisi dengan baik untuk mengumpulkan dan menganalisis data dalam pemecahan masalah dan kemajuan pengetahuan.
J. W. Best mendefinisikan penelitian pendidikan sebagai aktivitas yang diarahkan pada pengembangan ilmu perilaku dalam situasi pendidikan. Tujuan akhir dari ilmu semacam itu adalah untuk memberikan pengetahuan yang akan memungkinkan pendidik mencapai tujuannya melalui metode yang paling efektif.
Tujuan utama dari penelitian pendidikan adalah untuk memperluas pengetahuan yang ada dengan memberikan solusi untuk berbagai masalah dalam pedagogi sambil meningkatkan praktik belajar mengajar. Peneliti pendidikan juga mencari jawaban atas pertanyaan yang mengganggu motivasi siswa, pembangunan, dan manajemen kelas.
Jenis Penelitian Pendidikan
Penelitian pendidikan secara garis besar dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu penelitian deskriptif dan penelitian korelasional. Masing-masing memiliki fitur yang berbeda dan tumpang tindih.
Penelitian Pendidikan Deskriptif
Dalam jenis penelitian pendidikan ini, peneliti hanya berupaya mengumpulkan data yang berkaitan dengan status quo atau situasi saat ini. Inti dari penelitian deskriptif terletak pada pendefinisian keadaan dan karakteristik subjek penelitian yang dipelajari.
Karena penekanannya pada situasi "apa", penelitian deskriptif dapat disebut sebagai metode penelitian observasional. Dalam penelitian pendidikan deskriptif, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif termasuk survei dan kuesioner untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan.
Biasanya, penelitian pendidikan deskriptif adalah langkah pertama dalam memecahkan masalah tertentu. Berikut beberapa contoh penelitian deskriptif:
Dari contoh-contoh tersebut, terlihat bahwa peneliti tidak perlu membuat simulasi subjek penelitian lingkungan alam; sebaliknya, dia mengamatinya saat terlibat dalam rutinitas mereka. Selain itu, peneliti tidak tertarik untuk menciptakan hubungan kausal antara variabel penelitian.
Penelitian Pendidikan Korelasi
Ini adalah jenis penelitian pendidikan yang mencari wawasan tentang hubungan statistik antara dua variabel penelitian. Dalam penelitian korelasional, peneliti mempelajari dua variabel yang bermaksud untuk menjalin hubungan di antara mereka.
Penelitian korelasi bisa positif, negatif, atau tidak ada. Korelasi positif terjadi bila peningkatan variabel A menyebabkan peningkatan variabel B, sedangkan korelasi negatif terjadi bila peningkatan variabel A mengakibatkan penurunan variabel B.
Ketika perubahan dalam salah satu variabel tidak memicu perubahan berikutnya, maka korelasinya tidak ada. Selain itu, dalam penelitian pendidikan korelasional, penelitian tidak perlu mengubah variabel lingkungan alam; artinya, tidak diperlukan pengkondisian eksternal.