
Pengambilan kuliah D3 bisa menjadi jalan alternatif kamu untuk menimba di ilmu perguruan tinggi. Namun, kuliah D3 bukan untuk semua orang hanya kalau menurut kamu praktek itu lebih penting ketimbang pembahasan teori karena di D3 ini kamu akan dipersiapkan dengan keahlian apa saja yang dibutuhkan masyarakat saat ini agar setelah lulus nanti kamu sudah siap untuk bekerja di sebuah perusahaan.
Selain itu, angka calon mahasiswa yang memilih kuliah D3 juga mengalami peningkatan dibandingkan pengambilan S1. Hal ini mungkin dikarenakan para calon mahasiswa melihat banyak lulusan sarjana S1 yang sedang kesulitan untuk mencari lapangan pekerjaan atau sedang berstatus menganggur sehingga hal ini membuat mereka bertanya-tanya apakah S1 masih menjamin dapatnya prospek kerja?
Oleh karena itu kebanyakan dari mereka mencari cara lain, salah satunya adalah pengambilan kuliah D3. Tetapi sama halnya dalam memilih kuliah S1, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih D3, sebab jika kamu asal pilih, maka kamu bisa menyesal dengan kuliah D3 yang kamu pilih, bisa itu tidak cocok, sedikitnya lapangan pekerjaan, dan lain-lain.
Nah, kalau kamu sudah yakin dengan mengambil kuliah D3, maka sebaiknya kamu perhatikan tips dan trik berikut agar nantinya D3-nya memang cocok untuk kamu.
1. Koneksi
Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah koneksi kuliah pilihan kamu dengan perusahaan-perusahaan atau lembaga tertentu. Hal ini penting untuk kamu perhatikan karena agar dapat menjamin dapatnya prospek kerja setelah kamu lulus, maka dengan koneksi yang ada akan memudahkan kamu untuk mendapatkan pekerjaan.
Biasanya, banyak kuliah yang bekerja sama dengan perusahaan atau lembaga tertentu sehingga mereka diharuskan untuk menerima lulusan dari kuliah itu. jadi, pastikan kalau kamu melakukan riset terlebih dahulu.
2. Program D3
Memilih program D3 sama pentinya dalam memilih program studi di S1. Apa lagi, D3 itu memang dikhususkan untuk mempersiapkan kamu di dunia pekerjaan, oleh karena itu kamu juga harus memperhatikan program D3 itu sendiri.
Tapi program D3 yang bagus itu seperti apa? Program D3 yang bagus biasanya memiliki kurikulum yang lebih singkat dibandingkan S1 yaitu sekitar 3 tahun lamanya, program D3 juga harusnya lebih mengarah ke praktek nyata dibandingkan teori saja.
3. Permintaan dari masyarakat
Tidak sembarang program kuliah D3 bisa kamu pilih karena bisa saja program yang kamu pilih sedang tidak dibutuhkan oleh masyarakat sehingga lapangan pekerjaan menjadi sedikit.
Nah, karena kamu pastinya ingin segera mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah nantinya, maka ada baiknya kamu melihat kondisi masyarakat terlebih dahulu, dan cari tahu masalah apa yang sedang mereka hadapi baik melalui media sosial atau melihat lowongan kerja yang dibuka perusahaan-perusahaan.
Kalau anda kebingungan, ada beberapa jurusan yang lulusannya sedang banyak dicari saat ini seperti teknik mesin, akuntansi, broadcasting, perpajakan, sekretaris, dan pariwisata.
4. Lulusan D3
Setelah kamu tahu prospek kerja apa yang membutuhkan orang lulusan kuliah D3, maka agar memastikan kamu mengambil D3 yang tepat, kamu perlu melihat lulusan dari kuliah D3 itu sendiri.
Kamu harus tahu apakah lulusan dari kuliah D3 itu mendapatkan prospek kerja yang sesuai dengan jurusan mereka atau tidak dan apakah banyak yang mendapatkan pekerjaan atau saat ini mereka sedang menganggur. Dengan ini, kamu tidak akan menghabiskan waktu kamu selama di kuliah untuk hal yang sia-sia.