FOOD MYTH BUSTERS #06 Benarkah MSG Menyebabkan Kebodohan? Apa Kata Sains?

Oleh : Lenny Amelia HK

Apa Sebenarnya MSG Itu?

MSG adalah singkatan dari Monosodium Glutamate. Namanya memang terdengar rumit. Namun, sebenarnya komponen utamanya adalah glutamat, yaitu salah satu asam amino yang secara alami terdapat pada banyak bahan pangan. Tahukah Anda? Glutamat dapat ditemukan secara alami pada:

🍅 Tomat matang

🧀 Keju parmesan

🍄 Jamur

🌿 Rumput laut

🥩 Daging

Bahkan… Tubuh manusia juga secara alami mengandung glutamat. Jadi, glutamat bukanlah zat asing bagi tubuh.

Mengapa MSG Membuat Makanan Lebih Gurih?

Pernahkah Anda bertanya mengapa kaldu ayam terasa lebih lezat dibandingkan air rebusan biasa? Jawabannya ada pada rasa umami. Selain rasa manis, asin, asam, dan pahit, manusia juga mengenal rasa kelima, yaitu umami. MSG membantu memperkuat sensasi umami sehingga makanan terasa lebih gurih dan nikmat. Itulah sebabnya MSG banyak digunakan dalam berbagai produk pangan.

Dari Mana Mitos Ini Berasal?

Mitos tentang MSG mulai ramai dibicarakan sejak puluhan tahun lalu setelah muncul laporan mengenai keluhan yang dialami sebagian orang setelah mengonsumsi makanan tertentu. Keluhan tersebut kemudian dikenal dengan istilah “Chinese Restaurant Syndrome”. Namun, penelitian ilmiah yang dilakukan setelahnya menunjukkan bahwa hubungan antara MSG dengan berbagai keluhan tersebut tidak sesederhana yang dibayangkan. Berbagai lembaga ilmiah di dunia telah melakukan evaluasi mengenai keamanan MSG sesuai penggunaan yang wajar.

Apa Kata Sains?

Hingga saat ini, berbagai badan ilmiah dan otoritas keamanan pangan di berbagai negara menyatakan bahwa MSG aman digunakan sebagai bahan tambahan pangan apabila digunakan sesuai ketentuan. Belum terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa konsumsi MSG dalam jumlah yang sesuai dapat menyebabkan seseorang menjadi bodoh atau menurunkan kecerdasan. Tentu saja, seperti halnya garam, gula, atau bahan pangan lainnya, konsumsi berlebihan tetap tidak dianjurkan. Yang penting adalah pola makan yang seimbang, bukan hanya berfokus pada satu jenis bahan.

Mengapa MSG Banyak Digunakan di Industri Pangan?

MSG memiliki beberapa fungsi, antara lain:

✅ Memperkuat cita rasa umami.

✅ Membantu menghasilkan rasa gurih yang konsisten.

✅ Pada beberapa formulasi, dapat membantu mengurangi penggunaan garam tanpa menghilangkan kenikmatan rasa.

Karena itulah MSG digunakan pada berbagai produk, mulai dari mi instan, makanan ringan, kaldu, hingga makanan siap saji.

Yang Perlu Diwaspadai Bukan Hanya MSG

Sering kali kita terlalu fokus pada satu bahan. Padahal kualitas pola makan ditentukan oleh keseluruhan menu. Misalnya:

🥗 Apakah kita cukup makan sayur?

🍎 Apakah konsumsi buah sudah cukup?

🥛 Apakah kebutuhan protein terpenuhi?

🏃 Apakah kita cukup beraktivitas fisik?

Kesehatan tidak ditentukan oleh satu sendok MSG, tetapi oleh gaya hidup secara keseluruhan.

Apa Hubungannya dengan Teknologi Pangan?

Di balik setiap produk pangan terdapat proses formulasi yang sangat terukur. Mahasiswa Teknologi Pangan mempelajari:

  • Bahan tambahan pangan.
  • Kimia pangan.
  • Analisis sensori.
  • Keamanan pangan.
  • Toksikologi pangan.
  • Regulasi penggunaan bahan tambahan.
  • Pengembangan produk pangan.

Setiap bahan yang digunakan harus memiliki fungsi yang jelas dan memenuhi ketentuan yang berlaku.