Mengapa Es Batu Bisa Berwarna Putih, tetapi Es dari Air Murni Bisa Bening?

Oleh ; Lenny Amelia HK

Es batu terlihat seperti sesuatu yang sangat sederhana. Kita hanya menuangkan air ke dalam cetakan, memasukkannya ke freezer, lalu beberapa jam kemudian terbentuklah es. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, tidak semua es memiliki penampilan yang sama. Ada es yang:

  • Putih dan keruh.
  • Transparan sebagian.
  • Bening seperti kaca.
  • Memiliki gelembung udara di dalamnya.
  • Mudah retak ketika digunakan.

Apa yang menyebabkan perbedaan tersebut? Jawabannya berkaitan dengan proses pembekuan dan pergerakan udara serta zat terlarut di dalam air.

Apakah Es Putih Berarti Airnya Kotor?

Belum tentu. Es berwarna putih atau keruh tidak otomatis berarti airnya kotor. Salah satu penyebab utama warna keruh adalah gelembung udara mikroskopis dan konsentrasi zat terlarut yang terdorong ke bagian tertentu selama pembekuan. Ketika air membeku, struktur kristal es terbentuk secara bertahap. Dalam proses tersebut, udara dan sebagian zat terlarut tidak selalu masuk ke dalam struktur kristal es. Akibatnya, mereka terdorong dan terkonsentrasi pada bagian air yang belum membeku.

Bagaimana Air Membeku?

Air tidak selalu membeku secara serentak. Ketika suhu turun:

  1. Bagian air yang paling dingin mulai membentuk kristal es.
  2. Kristal berkembang secara bertahap.
  3. Air yang belum membeku terdorong ke bagian yang masih cair.
  4. Udara terlarut dan mineral ikut terkonsentrasi di bagian tersebut.
  5. Bagian terakhir yang membeku menjadi lebih keruh.

Proses inilah yang sering menghasilkan es dengan bagian tengah berwarna putih.

Mengapa Es dari Freezer Rumah Biasanya Keruh?

Freezer rumah umumnya membekukan air dari berbagai arah secara bersamaan. Akibatnya, kristal es tumbuh dari: atas + bawah + samping dan akhirnya bertemu di bagian tengah. Udara dan zat terlarut yang tersisa terperangkap ketika pembekuan selesai. Inilah yang menghasilkan bagian tengah es yang tampak putih.

Apakah Air Murni Selalu Menghasilkan Es Bening?

Tidak selalu. Air yang sangat murni memang memiliki lebih sedikit mineral dan zat terlarut, tetapi kejernihan es terutama dipengaruhi oleh proses pembekuan. Bahkan air yang sangat bersih dapat menghasilkan es keruh jika pembekuannya tidak terkendali. Sebaliknya, air dengan kandungan mineral tertentu dapat menghasilkan es yang relatif jernih jika proses pembekuannya dirancang dengan baik.

Apa Hubungannya dengan Kristal Es?

Struktur es sangat menarik. Molekul air tersusun menjadi struktur kristal ketika membeku. Namun, pembentukan kristal tidak selalu berlangsung sempurna. Kecepatan pendinginan dapat memengaruhi:

  • Ukuran kristal.
  • Bentuk kristal.
  • Distribusi gelembung.
  • Kejernihan es.
  • Kekuatan mekanik es.

Semakin terkendali proses pembekuan, semakin mudah diperoleh struktur es yang lebih seragam.

Mengapa Es Bening Sering Lebih Lama Mencair?

Es bening sering dibuat dalam bentuk balok besar dan memiliki lebih sedikit rongga atau gelembung internal. Jika dibandingkan berdasarkan ukuran dan kondisi lingkungan yang sama, bentuk es yang besar memiliki rasio luas permukaan terhadap volume yang lebih rendah. Akibatnya, panas lebih lambat masuk ke seluruh bagian es. Jadi, bukan semata-mata karena es tersebut bening. Ukuran dan bentuk es juga sangat menentukan kecepatan pencairannya.